Minggu, 28 Februari 2016

Studi kasus letak sungsang

BAB I
PENDAHULUAN
Latar Belakang
     Millennium Development Goal atau disingkat dalam bahasa Inggris MDG’s adalah delapan tujuan yang diupayakan untuk dicapai tahun 2015, merupakan tantangan-tantangan utama diseluruh dunia.
     Adapun sasaran MDG’s khususnya didalam kebidanan adalah sasaran MDG’s ke empat dan ke lima, yaitu mengurangi tingkat kematian anak, dan meningkatkan kesehata ibu. Dalam sasaran MDG’s ke empat target untuk 2015 mengurangi dua per tiga tingkat kematian anak-anak usia dibawah 5 tahun, dan dalam sasaran MDG’s ke lima target untuk 2015 yaitu mengurangi dua per tiga rasio kematian ibu dalam proses melahirkan.
     Pembangunan kesehatan dilaksanakan pada segala bidang. Tujuan pembangunan kesehatan menuju Indonesia sehat 2015 adalah meningatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar peningkatan derajat kesehatan masyaraka yang optimal melalui terciptanya masyarakat, bangsa dan Negara Indonesia yang ditandai oleh penduduknya yang hidup dalam lingkungan dan dengan perilaku hidup sehat serta memiliki kemampuan untuk menjagkau pelayanan dan fasilitas kesehatan yang bermutu secara adil dan merata diseluruh wilayah Republik Indonesia dan dapat mewujudkan bangsa yang mandiri maju dan sejahtera (Depkes RI, 2012)
     Berdasarkan Survei Demografi Kesehatan Ibu Indonesia (SDKI) tahun 2012, AKI mencapai 359/100.000 kelahira hidup dan AKB mencapai 32/1000 kelahiran hidup.
     Upaya yang dilakukan oleh pemeritah dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Dalam hal peningkatan keterampilan pada tenaga kesehatan pemberdayaan pada kader atau masyarakat, maupun penyusunan Peraturan Pemerintah dalam pelayanan kesehatan.
     Berbagai upaya memang telah dilakukan untuk menurunkan kematian ibu, bayi baru lahir, bayi dan balita, antara lain melalui penempatan bidan di desa, pemberdayaan keluarga dan masyarakat dengan menggunakan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (Buku KIA) dan Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K), serta penyediaan fasilitas kesehatan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (PONED) di Puskesmas perawatan dan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK) di rumah sakit.
     Penyebab AKI di Indonesia diantaranya akibat perdarahan (25%), infeksi (14%), hipertensi dalam kehamilan (13%), letak sungsang (13%), serta akibat persalinan yang lama (7%).
     Penyebab AKB di Indonesia berdasarkan SDKI tahun 2012 yaitu antara lain berat badan lahir rendah (BBLR) (29%), asfiksia (275), trauma lahir, tetanus neonaturum, infeksi lain dan kelainan kongenital.
     Malpresentasi adalah bagian terendah janin yang berada di segmen bawah rahim, bukan belakang kepala. Secara epidemiologis pada keamilan tunggal didaptkan presentasi kepala sebesar 96,8%, bokong 2,7%, letak lintang 0,3%, majemuk 0,1%, muka 005%, dan dahi 0,01%. (Prawirohardjo, 2013)
     Presentasi bokong adalah janin letak memanjang dengan bagian terendahnya bokong, kaki atau kombinasi keduanya. Dengan insidensi 3 – 4% dari seluruh kehamilan cukup bulan (> 37 minggu), presentasi bokong merupakan malpresentasi yang paling sering dijumpai. Sebelum kehamilan 28 minggu, kejadian presentasi bokong berkisar antara 25 – 30 %, dan sebagian besar akan berubah menjadi presentasi kepala setelah umur kehamilan 34 minggu. Penyebab terjadinya presntasi bokong tidak diketahui, tetapi terdapat beberapa faktor risiko selain prematuritas, yaitu abnormalitas structural uterus, polihidramnion, plasenta previa, multiparitas, mioma uteri, kehamilan multipel, aniomali janin (anensefal, hidrosefalus), dan riwayat presentasi bokong sebelumnya.(Prawirohardjo, 2013)
     Adapun komplikasi-komplikasi presentasi bokong bagi janin antara lain trauma pada bayi, asfiksia, infeksi. Komplikasi pada ibu antara lain perdarahan, robekan jalan lahir, dan infeksi.
     Berdasarkan  uraian di atas sehubungan dengan besarnya resiko seperti komplikasi yang ditimbulkan oleh letak sungsang maka penulis tertarik untuk untuk melaksanakan asuhan kebidanan secara komprehensif pada Ny. H dimulai dari Persalinan hingga akhir masa nifas serta bayi baru lahir secara mandiri dengan  melaksanakan manajemen kebidanan pada kasus yang berjudul “Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny.H dengan Letak Sungsang di RSUD Soreang Periode 2015”.
Ruang Lingkup
     Studi Kasus ini membahas mengenai asuhan kebidanan  pada Ny.H G1P0A0 dengan Letak Sungsang di RSUD Soreang.

Tujuan Penulisan
Tujuan Umum
     Untuk mengetahui dan memberikan pelayanan asuhan kebidanan pada Ny.H G1P0A0 dengan letak sungsang pada persalinan, nifas, dan bayi baru lahir secara optimal dengan mengurangi resiko terjadinya komplikasi.
Tujuan Khusus
Mampu menegakkan diagnosa kebidanan pada Ny.H dengan kasus letak sungsang.
Mampu melakukan penatalaksanaaan asuhan kebidanan pada Ny.H dengan kasus letak sungsang.
Mampu mengetahui peran bidan dalam melakukan penatalaksanaan yang sesuai pada kasus letak sungsang.
Mampu melakukan pendokumentasian hasil asuhan kebidanan pada kasus letak sungsang.


Manfaat Penulisan
Untuk Penulis
     Kegiatan laporan ini untuk menambah dan meningkatkan kompetensi penulis dalam memberikan pelayanan kebidanan pada ibu bersalin, dan nifas dengan letak sungsang serta mampu mengaplikasikan teori yang didapatkan di pendidikan dan mengaplikasikan dilapangan.
Untuk Institusi Pendidikan
     Penulis berharap bahwa laporan studi kasus ini dapat bermanfaat sebagai bahan dokumentasi dan bahan perbandingan untuk laporan studi kasus berikutnya yang dapat dijadikan sebagai bahan bacaan.
Untuk Lahan Praktek
     Dapat dijadikan sebagai bahan masukan untuk meningkatkan asuhan kebidanan dalam rangka penanganan ibu bersalin, nifas dan bayi baru lahir dengan letak sungsang.

Kamis, 24 Oktober 2013

25 Oktober....

25 Oktober 1991.... awalnya aku hanya kagum terhadapnya, tanpa tahu sosok nya seperti apa, setelah mulai perkenalan, mulai jailan, mulai bulian sampai celotehan tentang dia terungkapkan oleh sekelilingku, tak ku hiraukan, masih tak ada yang aku hiraukan, yang aku tahu hanya dia orang yang aku kagumi.

Mulailah rasa itu tumbuh kian rimba, sejalan dengan jalan yang ku tempuh untuk menyadarkannya akan keberadaan ku disini, ku mencoba, masih tak gubris, mulai lagi dan masih tetap sama. Tak terhenti, sampai saat semua tahu dari mana kekagumanku terbenih. Saat ini semuanya tahu kekaguman dalam dirinya terpancarkan, sampai akhirnya diri ini hanya terbenam dalam kekaguman yang tak semua orang ketahui, dan kekasih sayangan yang ternyata mulai terasa menjadi bibit-bibit reluh dalam hati.

Semoga kelak kau menyadari dan membalas semua itu. Tapi jika tidak biar Allah yang lebih tahu yang terbaik untuk satu cinta dalam hati ini, percaya Allah memiliki sejuta alasan terindah atas setitik debu di dunia ini.

About qB

Saat itu awalnya telah ku kirra dia menyukaiku, menanyakanku, dan menyadari keberadaanku, tanpa tersadaari rasa itu ternyata kian tumbuh menjadi kerinduan yang tak pernah kusadari dalam relungnya diri ini. Ternyata kebahagian itu kian terasa saat dia telah mulai mengirim hal indah itu, rasa ini yang awalnya tak akan ku tunjukan lagi tapi saat suara hati mulai lebih berat dari logika, rasanya diri ini masih tak kuasa menahanya, maafkan aku Allah.....

Mulai tak merasa sadar, terus merasakan kebahagian itu tanpa teringat diri ini akan fitrahnya, terlampau melupakan itu. Tibalah saat itu, saat dimana rasa itu memang akan segera datang karena keterlampauanku initerhadap diri ini. Allah ampuni aku yang telah terlampau melebihi fitrah diri ini yang tak seharusnya seperti itu terhadap kehidupan diri. Dia qB ada dalam hati menjadi inspirasi tanpa henti, yang lebih mendekatkan ku pada-Mu...............

Rabu, 23 Oktober 2013

Pertama Melihatmu

saat ini semua kenangan masa lalu itu perlahan-lahan telah pudar meski terkadang lukanya kembali perih, saat ku lihat sekelilingku yang mengingatkan begitu berat dan berdosanya diri ini. Alih demi alih telah berganti dalam hati ini, memberi warna yang menghiasi segala likuk - pikuk cerita kehidupan ini. Saat itu telah ku dapati yang terkira yang terbaik yang akan diberikan dalam hidupku, namun segera waktu menjawabnya dan memberikan tamparan yang membangunkan ku dalam mimpi terindah, hanya mimpi...
tersadarlah diri ini dalam kenyataan hidup yang tak selamanya mudah dan tak selamanya sulit.
Tuhan tak pernah salah menetapkan hati dalam satu cinta yang indah, jika semlebih dekat dengan-Nya, jika semuanya selalu percaya dan berpasrah pada-Nya. Tak pernah ku salahkan-Nya atas segala ini, hanya saja diri ini terlalu terperangkap dalam kebahagian itu dan melalaikan-Nya.
Hari itu aku mlihatnya, mulai merasakannya kembali, kali ini berbeda, kali ini aku tak ingin lalai atas-Mu. Kebahagian itu ternyata masih bisa membuka pintu semangat yang menggebu-gebu, terlampau indah hal itu untuk selalu ku rasakan, tapi saat itu dia mengingatkan ku kembali pada-Nya, dia pria yang inginku cintai karena Allah, dipersatukan oleh Allah, mengimamiku menuju kebahagian hidup yang diridhoi Allah bersamaku, Aminn... Dengan cintanya membuka hal-hal positif dalam hidupku..... (qB)
by : NAR

Jumat, 18 Oktober 2013

Dipenjara gara-gara blog, iya gak sih?

cerita ini berawal dari ketidak tahuan gw sebagai pembuat blog yang hanya demi tugas yang mengantarkan gw kedepan gerbang UN. cerita nya dulu gw anak SMA yang unyu-unyu gitu terus disuruh bikin blog, wah pas saat itu gw panik dong, boro-boro bikin blog, ngedenger namanya aja baru sekali (bohong sih haha). Dengan sigap dan tanpa berfikir panjang langsung aja gw nyoba ngerjain tuh, awalnya gw sempet bingung mau ngerjain tugas internet ini dimana, cuman tanpa kehabisan akal dan melihat kantong yang terus menipis sehingga munculah ide untuk menggunakan lab komputer sekolah untuk kepentingan yang begitu mulia (emang mulia gitu?). ditengah-tengah jam istirahat, jam shalat jum'at, jam gak ada guru sampe gak ada guru pun, tak pernah terlewatkan demi membuat blog yang unyu-unyu menurut gw.

sampai akhirnya gw bikin email baru di gmail, kemudian daftar blogger, sampe akhirnya syah tuh gw punya blog, acieeeee rasanya tuh kaya kejatuhan jengkol yang lejat banget deh, hehehe. sebenernya sampe tahap itu gw masih ngerasa lumayan gampang juga sih. Nah kemudian gw baru "ngehhh" kalo tugas gw bukan sekedar bikin blog, dan syah secara hukum dan agama kalo gw punya blog aja, eh ternyata gw juga harus ngerawat dan nafkahin blog itu secara lahir dan batin. Ditahap itu gw mulai kelimpungan buat nafkahin sampe akhirnya gadget-gadget pun terlengkapi meski belum sesempurana mungkin, tapi lumayanlahhh. Eh gw kira saat itu hidup gw udah tinggal melenggang ke gerbang UN, ternyata tuh guru masih nyegat gw digerbang depan yang rasanya kaya mau nyekek gw sambil melotot ke gw suruh ngerjain tugas gw sampe hatam.

Tanpa fikir panjang gw buka lagi tuh blog, nah kali ini gw yang salah atau gurunya yang kurang deket ngomong ke gw nya hahaha, apa gw yang gak merhatiin yah? ah yang jelas setahu gw saat itu gw ti ggal copas aja tuh artikel-artikel dari blog orang lain terus bisa dimasukin deh ke blog gw, sampe akhirnya tuh blog yang sepi kaya kuburan jadi rame kaya pasar baru hehehe. Sampai akhirnya gw masuk hingga keluar lagi dari gerbang UN itu.

Jreng...jreng gw udah resmi terlepas dari jeratan nama siswa yang udah ngikat gw hampir 12 tahun, sampe akhirnya gw juga harus terikat kembali dengan gelar kehoormatan yaitu mahasiswa. Wah keren tuh dipikiran gw udah jadi mahasiswa kebidanan gak akan belajar TIK, eh ternyata gw masih ketemu tuh sama yang namanya TIK cuman namanya aja yang diganti jadi ICT gitu, eh dan ternyata masih ada juga matkul tentang blog. Sama kaya waktu SMA suruh bikin blog lagi, tapi kali ini gw bisa dikit unjuk gigi deh, saat yang lain baru nelangkah naik tangga gw udah standby aja di atas, gw udah punya gitu dengan bangganya dongggg. Nah sampe gw sok-sokan ngomong ke dosen gw udah punya tuh blog, sampe akhirnya nayain artikel, yah gw jawab jujur aja kaya anak paud yang ditanya haha, eeh ternyata gara-gara gw copas artikel orang tanpa nyebutin yang bikin tuh artikel gw bisa masuk penjara, sampe akhirnya gw nyoba deh nulis sendiri kaya gini :)

Kamis, 17 Januari 2013

BiodataKu

BiodataKu
Nama lengkap gw Neng Adis Risdiyanti, gw tulen turunan sunda. orang tua gw tulen sunda, dan gw sekarang merantau ke sebuah kota eh desa dehh, hehehe yaitu ambarawa city, biarpun orang-orang bilang Ambarawa adalah sebuah kecamatan, tapi gw bahagia dan bangga bisa jadi salah satu populasi didaerah ambarawa ini. gw sekolah SD alias Sekolah Dasar di SDN Jangari, juga bukan disebuah kota. tapi gw ngehabisin waktu 6 tahun pas, gak kurang gak lebih di SD yang gak begitu besar itu dengan banyak kenangan yang menurut gw lumayan enak buat dikenang, tapi gak tau deh buat temen-temen SD gw yang pernah sekelas sama gw, soalnya dulu gw hobi banget gangguain orang-orang dikelas apalagi yang so cuco, hahahahahah. selanjutnya gw melanjutkan sekolah di SMPN 1 Mande,lagi-lagi bukan disebuah kota, masih disebuah kecamatan, tapi denger punya denger sekolah SMP gw sekolah paling unggul sejagat kecamatannya, hahahha lumayanlahhhh... gw nyelesain sekolah menengah pertama gw juga dengan normal 3 tahun. selanjutnya gw ngelanjutin sekolah di SMAN 2 Cianjur, nah kali ini bukan di kecamatan lagi, sekarang gw sekolah didaerah Cianjur kota nya, lumayanlahh (seenggaknya gw pernah tau kota gitu hahahah), gw disekolah itu belajar cuman satu tahun setengah, soalnya gw harus pindah ke SMAN 1 Ambarawa, yaitu sekolah gw sekarang. asalnya gw ngerasa aneh soalnya gw gak ngerti bahasa yang mereka gunain, yaitu bahasa JAWA, yang jelas-jelas asing banget buat gw yang tulen dari sunda ceuceu... tapi setelah lama gw jalani hubungan dengan ambarawa ini, dengan smanega, juga dengan segala populasi disini, eh gw malah keenakan dan jadilah bagian dari populasi disebuah kecamatan dari sebuah kota basar Semarang. udah dulu deh ceritanya, nanti deh gw lanjutin soalnya nih gw numpang di lab sekolah hehehe kagak punya duit deh buat ke warnet doang hihihihihi








download foto gw disini